Pages

Selasa, 19 November 2013

Menurunkan Kolesterol tanpa Obat

Kolesterol merupakan penyakit yang menjadi pemicu adanya hipertensi. Penyakit ini sudah menjadi momok yang menghantui masyarakat di Indonesia maupun di dunia. Untuk mengatasi jumlah kolesterol yang berlebihan dianjurkan untuk mengonsumsi obat bernama statin. Di Amerika Serikat sendiri, sekitar 36 juta warganya mengonsumsi statin sebagai obat kontrol kolesterol.
"Pedoman ini memperluas kelompok masyarakat untuk mengonsumsi statin, padahal hal ini membuat jutaan orang memakai obat yang tidak perlu," ujar Dr Crandall , MD , direktur pengobatan dan pencegahan kardiologi klinis di Klinik kardiovaskular Palm Beach, dilansir oleh Newsmaxhealth.com.
Dr Crandall percaya bahwa orang-orang yang masih muda dan memiliki masalah kolesterol ringan tidak membutuhkan statin, yang mereka butuhkan adalah perubahan gaya hidup.
Menurut sang dokter, statin mungkin bisa mengatasi masalah kolesterol tinggi, namun gaya hidup yang sama tidak akan menyelamatkan Anda dari masalah lain seperti obesitas, tekanan darah tinggi dan masalah metabolik lain.
Karena itu, Dr Crandall menyarankan langkah berikut untuk menurunkan kolesterol tanpa obat.
Mengubah Pola Makan
Pola makan dengan memperbanyak asupan nabati seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian adalah cara terbaik menjaga kolesterol. Mengganti asupan dengan kacang-kacangan juga bisa menjadi pilihan sehat.
Sarapan Oatmeal
Oatmeal adalah pertahanan terbaik pada kolesterol jahat jika dikonsumsi dengan tepat. Oatmeal mengandung serat larut yang dapat berubah menjadi gel dalam tubuh, sehingga Anda akan merasa kenyang dan membantu mengeluarkan kolesterol dari tubuh.
Tidur 8 - 10 Jam Setiap Hari
Kurang tidur dapat menaikkan jumlah kolesterol jahat dalam darah. Selain itu, tidur dapat menaikkan tekanan darah dan membuat Anda cepat lapar, juga makan lebih banyak. Tidur cukup setiap hari akan membuat tubuh lebih sehat dan menjaga kesehatan peredaran darah Anda.
Jangan Lupakan Vitamin D
Kekurangan vitamin D berhubungan dengan kolesterol tinggi. Kemampuan tubuh untuk membentuk vitamin D dari sinar matahari berkurang seiring bertambah umur. Lakukan pemeriksaan vitamin D dalam darah, jika rendah, tidak ada salahnya mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D atau suplemen.
Periksa Kadar Gula Darah
Jangan lupakan cek kadar gula darah, karena tingkat glukosa yang tinggi dapat menyebabkan tingginya tingkat kolesterol jahat dan trigliserida tinggi (lemak dalam darah yang berbahaya dan merupakan sisa kolesterol).
Kurangi Konsumsi Gluten
Gluten adalah kandungan makanan yang terdapat dalam pati, misalnya tepung. Produk-produk gandum mengandung gluten tinggi, jadi tidak selamanya makanan yang terbuat dari gandum itu sehat. Hal yang sama terdapat dalam daging tiruan untuk para vegetarian. Kurangi makanan yang terbuat dari tepung dan gandum.
Olahraga Rutin
Anda tidak harus jadi member gym dan membayar mahal untuk olahraga. Olahraga apapun yang bisa menggerakkan tubuh hingga berkeringat, setiap hari satu jam, dapat menurunkan kolesterol jahat, menurunkan tekanan darah tinggi dan menyehatkan jantung juga pembuluh darah. Anda bisa memulainya dengan jogging di sekitar rumah atau jalan kaki cepat.

Sumber : vemale.com

0 komentar :

Posting Komentar